Keraton Sumenep Destinasi Wisata Yang Wajib Kalian kunjungi Saat Berkunjung Ke Sumenep


Museum keraton Sumenep merupakan salah satu objek wisata yang wajib kalian datangi ketika kalian berkunjung ke Sumenep, karna disana kalian tidak ada sekedar wisata tetapi kalian bisa belajar tentang sejarah Sumenep lo.. penasaran kan seperti apa suasananya yuk simak. Jadi di museum keraton Sumenep Ada lima komplek bangunan di lokasi tersebut. Terdiri dari empat bangunan keraton dan satu Pemandian Putri Taman Sare.
Biasanya, wisatawan memulai kunjungannya dari museum yang ada di sebelah selatan. Di sana, terdapat daftar nama-nama Raja dan Bupati Sumenep. Mulai dari masa kepemimpinan Arya Wiraradja atau Banyak Wedi di tahun 1269 hingga 1292. Selanjutnya masa kepemimpinan Pangeran Djokotole, kemudian Tumenggung Tirtonegoro atau Bindara Saod tahun 1750-1762 sampai bupati saat ini. "Memperkenalkan secara lebih dekat dan melihat langsung peninggalan-peninggalan raja terdahulu," jelasnya. Di museum itu juga terdapat kereta kebesaran Arya Wiraradja yang usianya sudah hampir 1.000 tahun. Arya Wiraradja memimpin Sumenep di akhir pemerintahan Kerajaan Singasari dan membantu pembentukan Kerajaan Majapahit.


BANGUNAN KERATON SUMENEP
Kompleks Keraton Sumenep terdiri atas beberapa bangunan yang tersusun dari selatan ke utara. Pendapa Ageng terletak di tengah keraton beratapkan joglo yang ditopang oleh 10 soko (tiang penyangga). Di belakang pendapa, terdapat Keraton Dhalem yang terdiri atas dua lantai.
Di sebelah barat bangunan utama Keraton Sumenep, yaitu Pendapa Ageng dan Keraton Dhalem, terdapat Dhalem Keraton Lama. Sementara, di sebelah timur Pendapa Ageng, terdapat Taman Sare yang dikelilingi tembok yang cukup tinggi dan tertutup. Taman Sare adalah taman yang luar biasa menarik kala itu. Pasalnya, tempat ini dilengkapi dengan tiga tempat pemandian yang dahulu digunakan oleh permaisuri maupun putri adipati.
Tempat pemandian tersebut memiliki tiga pintu, yaitu pintu I, II, dan III. Konon, pintu I diyakini dapat membuat awet muda, dipermudah mendapatkan jodoh dan keturunan. Pintu II dipercaya dapat meningkatkan karir dan kepangkatan, sedangkan pintu III.  Tidak semua bangunan keraton boleh dikunjungi oleh wisatawan. Bangunan yang menjadi tempat tidur para raja dibiarkan tertutup. Wisatawan hanya diizinkan melihatnya dari luar dengan cara mengintip di jendela kaca.

FASILITAS DAN WISATA DI KERATON SUMENEP
Di seberang jalan di depan keraton, terdapat sebuah museum yang menyimpan berbagai macam benda sejarah seperti Al Quran raksasa dengan ukuran 3×4 meter, kereta kencana, gamelan, dan tembikar. Saat masuk ke dalam keraton, Anda juga bisa menemukan berbagai macam barang yang dahulu pernah dipakai oleh keluarga Kerajaan Sumenep. Selain itu, Anda juga bisa berswafoto dengan background bangunan istana yang memiliki arsitektur yang unik. Ada beberapa tempat foto yang recommended saat Anda berada di dalam istana, misalnya Labang Mesem (Gerbang Senyum), Taman Sare, dan Pendopo.











Komentar

Postingan Populer